JAKARTA — Seorang pelajar SMA berinisial DK (18) tewas setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Tangerang di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (20/8/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar KM 12 Kalideres. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi setelah tertemper rangkaian kereta yang tengah melintas.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, saat kejadian DK diketahui bersama seorang temannya yang berada di atas sepeda motor. Teman korban berhasil menyelamatkan diri setelah sempat melompat, sementara DK tidak berhasil menghindari kereta yang melintas.
Insiden tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga berdampak terhadap perjalanan Commuter Line. Sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan hingga lebih dari satu jam, bahkan terdapat perjalanan yang dibatalkan.
Sementara itu, pada layanan Commuter Line Tangerang, sedikitnya delapan perjalanan mengalami keterlambatan dengan waktu mencapai sekitar 48 menit.
Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi untuk mengevakuasi korban dan memastikan perjalanan kereta kembali dapat berlangsung. Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan keselamatan saat berada di sekitar jalur rel kereta api.
⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
BACA JUGA: Pria Ditembak Mati di Dalam Gym di São José dos Campos, Diduga Jadi Sasaran Pembunuh Bayaran⚠️ CATATAN ! Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.