Fans watch and record as medical examiners remove a body from the scene of a shooting 1201 San Jacinto, Tuesday, Nov. 1, 2022. The rapper Takeoff, best known for his work with the Grammy-nominated trio Migos, died after a shooting early Tuesday outside of 810 Billiards & Bowling in Houston, a representative confirmed. He was 28. (Annie Mulligan/Houston Chronicle via AP)
HOUSTON, TEXAS — 1 NOVEMBER 2022 — Dunia hip-hop dikejutkan oleh kematian Takeoff, rapper Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu anggota trio Migos. Lahir dengan nama Kirsnick Khari Ball, Takeoff meninggal dunia pada usia 28 tahun setelah ditembak dalam sebuah insiden di luar 810 Billiards & Bowling, kawasan GreenStreet, Houston, Texas.
Takeoff merupakan anggota termuda Migos, grup hip-hop asal Georgia yang juga beranggotakan Quavo dan Offset. Bersama Migos, ia ikut membentuk salah satu suara penting dalam perkembangan trap modern. Lagu seperti Bad and Boujee, Stir Fry, dan Walk It Talk It membawa nama Migos ke puncak popularitas, sementara Takeoff juga membangun karier solo dan berkolaborasi dengan sejumlah musisi besar.
Malam yang Berakhir Tragis
Pada malam 31 Oktober hingga dini hari 1 November 2022, Takeoff menghadiri sebuah pesta pribadi di 810 Billiards & Bowling bersama Quavo dan sejumlah orang lainnya. Setelah pesta berakhir, sekitar 30 hingga 40 orang berkumpul di area luar tempat tersebut.
Menurut keterangan kepolisian Houston, sebuah perselisihan terjadi setelah permainan dadu bernilai besar. Situasi kemudian berubah menjadi keributan dan terdengar beberapa kali tembakan. Takeoff disebut tidak terlibat dalam permainan dadu maupun perselisihan tersebut. Ia berada di sekitar lokasi ketika penembakan terjadi.
Dalam kekacauan itu, sejumlah orang melepaskan tembakan. Takeoff terkena peluru dan mengalami luka tembak fatal pada bagian kepala dan tubuhnya. Polisi Houston menerima laporan mengenai penembakan sekitar pukul 2.30–2.50 pagi. Ketika petugas tiba, Takeoff telah meninggal dunia. Dua orang lainnya juga mengalami luka, tetapi cedera mereka tidak mengancam nyawa.
Pihak kepolisian kemudian menyatakan bahwa Takeoff bukan orang yang mereka yakini sebagai sasaran utama. Dalam penyelidikan awal, ia dipandang sebagai korban yang berada di tengah situasi kekerasan yang berkembang secara tiba-tiba.
Penyelidikan dan Penangkapan
Kasus tersebut menjadi tantangan besar bagi penyidik karena banyak orang yang berada di lokasi langsung meninggalkan tempat kejadian sebelum memberikan keterangan kepada polisi. Aparat kemudian mengandalkan rekaman kamera pengawas dan berbagai video yang dibuat oleh orang-orang di sekitar lokasi untuk merekonstruksi kejadian.
Pada akhir November 2022, polisi menangkap Joshua Cameron, yang dikenal sebagai Lil Cam 5th, dalam perkara kepemilikan senjata. Namun, ia tidak didakwa sebagai pelaku pembunuhan Takeoff.
Terobosan utama terjadi pada awal Desember. Patrick Xavier Clark, 33 tahun, ditangkap dan didakwa atas pembunuhan Takeoff. Polisi menyatakan bahwa penyelidikan mereka mengarah kepada Clark sebagai orang yang diyakini melepaskan tembakan yang menewaskan sang rapper.
Pada Mei 2023, grand jury di Harris County secara resmi mendakwa Clark atas tuduhan pembunuhan. Namun, Clark membantah melakukan pembunuhan tersebut dan melalui pengacaranya menyatakan memiliki pembelaan berdasarkan klaim self-defense. Ia kemudian dibebaskan dengan jaminan sebesar US$1 juta dan tetap berstatus terdakwa, bukan orang yang telah dinyatakan bersalah.
Hingga 2026, perkara tersebut belum menghasilkan putusan bersalah terhadap Clark. Persidangan dijadwalkan berlangsung pada November 2026, sehingga aspek hukum mengenai siapa yang secara pasti bertanggung jawab atas kematian Takeoff masih harus diputuskan melalui proses pengadilan.
Kepergian yang Mengguncang Hip-Hop
Kematian Takeoff meninggalkan duka besar bagi keluarga, sahabat, penggemar, dan komunitas hip-hop. Ia bukan sekadar anggota Migos, tetapi salah satu figur yang membantu membentuk identitas musik grup tersebut selama lebih dari satu dekade.
Pada 5 November 2022, keluarga dan orang-orang terdekatnya menggelar upacara penghormatan terakhir. Kepergiannya pada usia yang begitu muda menjadi salah satu kehilangan terbesar dalam dunia hip-hop pada tahun tersebut.
Beberapa bulan setelah kematiannya, ibu Takeoff, Titania Davenport, juga mengajukan gugatan kematian tidak wajar terhadap pengelola 810 Billiards & Bowling. Gugatan tersebut menuduh pihak tempat hiburan gagal menyediakan langkah keamanan yang memadai pada malam kejadian. Tuduhan itu merupakan bagian dari perkara perdata dan tidak sama dengan penentuan tanggung jawab pidana atas kematian Takeoff.
Warisan Takeoff
Takeoff dikenang sebagai rapper dengan karakter yang relatif tenang, gaya rap yang khas, serta kemampuan teknis yang menjadi salah satu kekuatan utama Migos. Bersama Quavo dan Offset, ia membantu membawa gaya triplet flow dan estetika trap Atlanta ke panggung musik arus utama.
Namun, kisah hidup Takeoff berakhir bukan di atas panggung, melainkan di tengah sebuah perselisihan yang tidak melibatkannya secara langsung. Pada dini hari 1 November 2022, sebuah konflik singkat berubah menjadi rentetan tembakan dan merenggut nyawa seorang musisi yang sedang berada di puncak kariernya.
Takeoff meninggalkan dunia musik pada usia 28 tahun—terlalu dini bagi seorang seniman yang masih memiliki perjalanan panjang di depannya. Namanya kemudian menjadi bagian dari sejarah Migos dan hip-hop modern, sekaligus pengingat tragis tentang bagaimana kekerasan bersenjata dapat mengubah sebuah malam biasa menjadi kehilangan yang tidak dapat dikembalikan.
DOKUMENTASI VIDEO
⚠️ WARNING !Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hatidan bijak.
⚠️ CATATAN !Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.