KUTAI TIMUR – Seorang wanita muda bernama Desi Ariyanti (22) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Jalan Yos Sudarso I RT 47, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (26/8/2026).
Penemuan tersebut pertama kali diketahui setelah pemilik indekos, Suyono, mendapat informasi dari salah seorang penghuni mengenai adanya bercak darah yang terlihat keluar dari celah bawah pintu sebuah kamar.
Suyono kemudian mencoba membuka kamar menggunakan kunci cadangan. Namun, pintu tersebut tidak dapat dibuka. Dari dalam kamar, ia juga mencium aroma tidak sedap dan melihat adanya aliran darah yang keluar melalui bagian bawah pintu.
Merasa curiga, Suyono melaporkan kondisi tersebut kepada Rasyid, Ketua RT setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada kepolisian oleh Deko Hariyadi, menantu Suyono, sekitar pukul 17.27 WITA.
Personel Polsek Sangatta Utara yang menerima laporan segera mendatangi lokasi. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang garis polisi untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban dan melakukan penanganan awal.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, Desi ditemukan di area depan pintu masuk kamar dalam kondisi tergantung menggunakan kain panjang berwarna hitam yang terikat pada bagian leher dan dikaitkan pada pintu kamar.
Untuk memastikan kondisi serta penyebab kematian, Polsek Sangatta Utara berkoordinasi dengan Polres Kutai Timur dan Tim Inafis. Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.
Jenazah Desi kemudian dievakuasi ke RSUD Kudungga untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Desi diketahui merupakan perempuan kelahiran Sangkulirang, 13 Desember 2004. Ia berdomisili di wilayah Teluk Lombok, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan.
Menurut keterangan pemilik kos, Desi terakhir kali terlihat pada 15 Agustus 2026 bersama seorang laki-laki. Keduanya saat itu sempat mendapat teguran dari ibu kos sebelum laki-laki tersebut meninggalkan lokasi.
Desi juga diketahui menyewa kamar tersebut tanpa menyerahkan identitas diri kepada pemilik indekos. Ia diperkirakan telah tinggal di sana selama kurang lebih dua pekan.
Indekos tersebut memiliki enam kamar. Empat kamar dalam kondisi terisi, sedangkan dua kamar lainnya kosong.
Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan untuk memastikan seluruh fakta terkait penemuan tersebut. Dugaan mengenai cara maupun penyebab kematian korban masih mengacu pada hasil pemeriksaan aparat dan medis.
⚠️ WARNING ! Tautan berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
⚠️ CATATAN ! Jika saat klik tautan mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang tautannya untuk melihat video/foto tanpa sensor.