‎ ‎ ‎ Misteri Pembunuhan Anjani Bee di Bandung, Bertahun-Tahun Berlalu Tanpa Titik Terang - ARSIP TRAGEDI

Misteri Pembunuhan Anjani Bee di Bandung, Bertahun-Tahun Berlalu Tanpa Titik Terang

Misteri Pembunuhan Anjani Bee di Bandung, Bertahun-Tahun Berlalu Tanpa Titik Terang

Bandung — Kasus pembunuhan Intan Marwah Sofiah alias Anjani Bee hingga kini masih menyisakan misteri. Bertahun-tahun setelah jasad perempuan tersebut ditemukan di kawasan Jalan Raya Bandung–Lembang, Jawa Barat, polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku di balik kematiannya.

Peristiwa itu terjadi pada 5 Maret 2020. Warga yang melintas di Jalan Raya Bandung–Lembang, wilayah hukum Polres Cimahi, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam selokan.

Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan plastik hitam. Polisi kemudian mengidentifikasi korban sebagai Intan Marwah Sofiah alias Anjani Bee, yang disebut masih berusia muda dan merupakan warga Kampung Karajan, Desa Karang Hegar, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. Di antaranya luka sayatan pada bagian leher serta lebam pada wajah. Kondisi tersebut menguatkan dugaan bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan.

Polisi juga menduga lokasi penemuan jasad bukan tempat korban dibunuh. Jasad diduga dibawa dan dibuang ke lokasi tersebut setelah korban tewas.

Diduga Dilakukan Lebih dari Satu Orang

Penyelidikan saat itu dipimpin Satreskrim Polres Cimahi. Polisi menduga pembunuhan Anjani Bee dilakukan oleh lebih dari satu orang dan terdapat pembagian peran di antara para pelaku.

Kapolres Cimahi ketika itu, AKBP M. Yoris Maulana Marzuki, menyebut pelaku diduga bekerja secara terorganisir. Ada pihak yang diduga melakukan eksekusi dan ada pula yang berperan membawa serta membuang jasad korban.

BACA JUGA: THE BLACK DAHLIA

Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan secara ekstensif. Pada 2020, sedikitnya 120 orang saksi diperiksa, mulai dari pengemudi taksi yang mengantar korban ke sebuah hotel, teman, pacar, hingga anggota keluarga korban.

Polisi juga menelusuri aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia, termasuk keberadaannya di hotel tempat korban disebut bertemu seorang pria.

Daftar tamu hotel pada hari kejadian maupun sehari sebelumnya turut diperiksa. Namun, penyelidikan tersebut belum menghasilkan petunjuk yang cukup kuat untuk mengarah kepada tersangka.

Ketiadaan kamera pengawas di sekitar lokasi pembuangan jasad juga menjadi salah satu kendala. Area tempat korban ditemukan berada di depan sebuah hotel di tepi Jalan Raya Bandung–Lembang, tetapi tidak terdapat rekaman CCTV yang dapat membantu mengungkap siapa yang membawa dan membuang jasad korban.

Keluarga Masih Menunggu Keadilan

Bagi keluarga, kasus tersebut meninggalkan luka yang belum terobati. Nita Handayani, ibu kandung Anjani Bee, mengaku masih mengingat komunikasi terakhirnya dengan sang putri.

Nita mengatakan terakhir kali berkomunikasi dengan Anjani melalui video call pada 1 Maret 2020, beberapa hari sebelum jasad putrinya ditemukan. Saat itu, Anjani berada di Bandung bersama seorang teman pria bernama Iqbal.

Setelah kabar kematian putrinya muncul, Nita juga mendengar informasi bahwa Anjani diduga menjadi korban pengeroyokan. Bahkan, menurut penuturannya, terdapat video yang disebut memperlihatkan aksi pengeroyokan dan beredar di media sosial.

Namun, informasi tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya oleh keluarga. Nita juga menyebut ada seseorang yang diduga mengetahui atau merekam kejadian tersebut, tetapi komunikasi dengannya kemudian terputus.

Bagi Nita, berbagai informasi tersebut justru semakin menambah tanda tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada putrinya sebelum ditemukan tewas.

Ia berharap polisi tidak menghentikan penyelidikan dan dapat menemukan bukti baru yang mengarah kepada pelaku.

“Harus segera ditangkap,” ujar Nita, sebagaimana diberitakan saat itu.

Kini, bertahun-tahun telah berlalu sejak Anjani Bee ditemukan meninggal dunia. Namun, pertanyaan mengenai siapa yang menghabisi nyawanya, di mana pembunuhan sebenarnya terjadi, serta siapa saja yang terlibat masih belum memperoleh jawaban yang pasti.

Kasus tersebut menjadi salah satu perkara yang menyisakan pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum. Tanpa tersangka dan bukti yang cukup untuk membawa perkara ke pengadilan, keluarga korban masih harus menunggu datangnya titik terang.

Hingga informasi terakhir yang tersedia dalam bahan pemberitaan tersebut, pihak Satreskrim Polres Cimahi belum memberikan keterangan terbaru mengenai perkembangan penyidikan kasus pembunuhan Anjani Bee.


DOKUMENTASI VIDEO

⚠️ WARNING !  Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):

⚠️ CATATAN !  Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tulis Komentar

You might also like
Misteri Lagu Gaby “Tinggal Kenangan” dan Video Kecelakaan Tragis: Fakta di Balik Urban Legend yang Viral

Misteri Lagu Gaby “Tinggal Kenangan” dan Video Kecelakaan Tragis: Fakta di Balik Urban Legend yang Viral

THE BLACK DAHLIA

THE BLACK DAHLIA

Truk LPG Tabrak Honda Scoopy di Lombok Barat, Ibu dan Anak Tewas

Truk LPG Tabrak Honda Scoopy di Lombok Barat, Ibu dan Anak Tewas

Teknisi di Jepara Tewas Terbakar Saat Perbaiki Dinamo Blower di Kandang Ayam

Teknisi di Jepara Tewas Terbakar Saat Perbaiki Dinamo Blower di Kandang Ayam

Tragedi Tugu Tani 2012: Kronologi Kecelakaan Xenia Maut yang Menewaskan 9 Orang

Tragedi Tugu Tani 2012: Kronologi Kecelakaan Xenia Maut yang Menewaskan 9 Orang

Misteri Lima Pemuda Lagos de Moreno: Diculik Kartel, Dipaksa Saling Membunuh

Misteri Lima Pemuda Lagos de Moreno: Diculik Kartel, Dipaksa Saling Membunuh