Cimahi — Peristiwa berdarah menggemparkan warga Kampung Lembur Sawah, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026) pagi. Dua pria ditemukan terluka parah dan bersimbah darah di dalam sebuah kamar kontrakan. Satu di antaranya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif, sementara korban lainnya masih dalam kondisi kritis.
Kedua pria tersebut diketahui berinisial AN (23) dan DK (28). Keduanya ditemukan dengan luka serius, terutama pada bagian leher. Polisi menduga luka tersebut berkaitan dengan penggunaan senjata tajam.
Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.10 WIB. Saat itu, warga mendengar suara meminta tolong dari dalam kamar kontrakan. Warga kemudian mendatangi lokasi dan mendapati AN serta DK sudah dalam kondisi mengenaskan.
Keduanya segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, kondisi AN terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.30 WIB.
Kasus tersebut kini tengah didalami polisi, termasuk dugaan motif kecemburuan yang berkaitan dengan hubungan pribadi kedua korban.
Berdasarkan informasi yang beredar, AN dan DK sebelumnya pernah tinggal bersama di sebuah kontrakan di kawasan Andir. Hubungan keduanya kemudian diketahui warga dan mendapat perhatian dari pihak keluarga.
Keluarga disebut sempat memberikan nasihat agar keduanya berpisah. Setelah itu, AN dan DK menjalani kehidupan masing-masing.
Persoalan diduga kembali memanas setelah salah satu dari mereka diketahui telah memiliki pasangan perempuan baru. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu informasi yang didalami penyidik untuk mengetahui latar belakang peristiwa berdarah tersebut.
Meski demikian, polisi belum memastikan apakah persoalan tersebut benar-benar menjadi pemicu kejadian. Penyidik juga masih mendalami apakah kedua pria tersebut terlibat perkelahian satu lawan satu atau terdapat kemungkinan lain.
Bercak Darah hingga ke Jalan
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah bercak darah di dalam kamar. Jejak tersebut bahkan disebut mengarah hingga ke luar kamar dan jalan di depan rumah warga.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi. Pemeriksaan sementara menunjukkan hanya AN dan DK yang terlihat berada di dalam ruangan ketika peristiwa terjadi.
Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi mengatakan, pihaknya masih mendalami kronologi maupun motif kejadian tersebut.
“Untuk kronologis dan motif masih kami dalami, terkait duel atau apa, belum bisa dipastikan,” ujar Faruk.
Polisi kini masih menunggu kondisi DK membaik agar dapat meminta keterangannya secara langsung. Keterangan DK dinilai penting untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian yang berlangsung di dalam kamar kontrakan tersebut.
Hingga Jumat (14/8/2026), kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi belum menetapkan secara pasti motif maupun memastikan bentuk peristiwa yang menyebabkan AN tewas dan DK mengalami luka kritis.
Dugaan kecemburuan serta persoalan hubungan pribadi menjadi salah satu aspek yang didalami penyidik. Sementara itu, pemeriksaan saksi, CCTV, barang bukti, serta keterangan korban yang masih menjalani perawatan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kamar kontrakan tersebut.
DOKUMENTASI VIDEO
⚠️ WARNING !Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hatidan bijak.
⚠️ CATATAN !Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.