DEERFIELD BEACH, FLORIDA — 18 JUNI 2018. Dunia musik hip-hop dikejutkan oleh kematian mendadak Jahseh Dwayne Ricardo Onfroy, rapper Amerika Serikat yang lebih dikenal dengan nama XXXTentacion. Di usia yang baru menginjak 20 tahun, ia ditembak mati dalam sebuah aksi perampokan di luar RIVA Motorsports, sebuah dealer sepeda motor dan kendaraan air di Deerfield Beach, Florida.
Kematian XXXTentacion menjadi salah satu kasus pembunuhan paling menyita perhatian dalam sejarah hip-hop modern. Selain karena korbannya merupakan salah satu rapper muda paling populer saat itu, penyelidikan kemudian mengungkap bahwa serangan tersebut bukan sekadar aksi spontan, melainkan bagian dari aksi perampokan yang melibatkan empat orang.
Pada 18 Juni 2018, XXXTentacion mendatangi RIVA Motorsports untuk melihat sepeda motor. Ia datang menggunakan BMW bersama seorang temannya.
Setelah berada di lokasi, keduanya meninggalkan dealer dan masuk ke dalam mobil. Namun, ketika kendaraan mulai keluar dari area parkir, sebuah SUV berwarna gelap tiba-tiba memotong dan menghalangi jalan.
Dua pria bertopeng kemudian turun dari kendaraan tersebut sambil membawa senjata api. Mereka mendekati BMW yang dikendarai XXXTentacion. Salah seorang pelaku mengarahkan senjata kepada temannya, sementara pelaku lainnya mendekati sang rapper.
Situasi berubah menjadi sangat cepat. XXXTentacion ditembak beberapa kali sebelum para pelaku mengambil sebuah tas Louis Vuitton miliknya. Tas tersebut berisi sekitar US$50.000 dalam bentuk uang tunai yang baru saja dibawa sang rapper setelah melakukan penarikan dari bank.
Para pelaku kemudian kembali ke SUV dan melarikan diri dari lokasi. XXXTentacion mengalami luka tembak serius dan segera mendapatkan pertolongan, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia pada hari yang sama.
Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada empat pria, yakni Dedrick Devonshay Williams, Michael Boatwright, Trayvon Newsome, dan Robert Allen.
Rekaman kamera pengawas dari sekitar RIVA Motorsports menjadi salah satu bagian penting dalam penyelidikan. Polisi juga menggunakan data telepon seluler, rekaman video, komunikasi para tersangka, serta bukti lainnya untuk membangun rangkaian peristiwa sebelum dan setelah pembunuhan.
Menurut keterangan yang kemudian muncul dalam persidangan, kelompok tersebut pada hari itu memang sedang melakukan aksi perampokan. XXXTentacion disebut menjadi sasaran setelah mereka melihatnya berada di dealer.
Robert Allen kemudian mengambil kesepakatan dengan jaksa. Pada 2022, ia mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua dan perampokan menggunakan senjata api. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Allen memberikan kesaksian terhadap tiga terdakwa lainnya.
Persidangan terhadap Michael Boatwright, Dedrick Williams, dan Trayvon Newsome dimulai pada Februari 2023 di Broward County, Florida.
Jaksa menghadirkan berbagai bukti, termasuk rekaman kamera pengawas, data telepon, serta aktivitas para terdakwa setelah pembunuhan. Salah satu bukti yang menjadi perhatian adalah rekaman dan foto yang memperlihatkan sejumlah terdakwa memamerkan uang pecahan US$100 beberapa jam setelah XXXTentacion ditembak.
Pihak pembela berusaha mempertanyakan hubungan langsung para terdakwa dengan penembakan dan juga mempertanyakan kredibilitas kesaksian Robert Allen. Namun, jaksa berhasil meyakinkan juri bahwa rangkaian bukti yang ada menghubungkan ketiga terdakwa dengan aksi perampokan dan pembunuhan tersebut.
Pada 20 Maret 2023, juri akhirnya menyatakan Michael Boatwright, Dedrick Williams, dan Trayvon Newsome bersalah atas pembunuhan tingkat pertama dan perampokan menggunakan senjata api.
Pada 6 April 2023, ketiganya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.
Boatwright, yang menurut jaksa merupakan penembak XXXTentacion, menerima dua hukuman seumur hidup secara berturut-turut ditambah 30 tahun penjara. Sementara Williams dan Newsome masing-masing dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.
Robert Allen, yang bekerja sama dengan jaksa dan memberikan kesaksian dalam persidangan, memperoleh hukuman yang jauh lebih ringan berdasarkan kesepakatan pengakuan bersalah.
Sebelum kematiannya, XXXTentacion telah berkembang dari sosok yang dikenal melalui skena rap underground menjadi salah satu bintang muda terbesar di Amerika Serikat. Album 17 dan ? membuat namanya semakin dikenal secara internasional, sementara musiknya kerap mengangkat tema depresi, kesepian, konflik batin, dan persoalan emosional.
Namun, perjalanan hidupnya juga diwarnai kontroversi dan persoalan hukum. Ia menghadapi sejumlah tuduhan serius, termasuk kekerasan terhadap mantan kekasihnya, yang membuat sosok XXXTentacion menjadi figur yang kompleks dan kontroversial di mata publik.
Kematiannya pada usia 20 tahun menghentikan karier yang sedang berada dalam fase pertumbuhan pesat. Bagi para penggemarnya, XXXTentacion bukan hanya seorang rapper, tetapi simbol generasi muda yang menemukan representasi kegelisahan dan pergulatan emosional melalui musik.
Kasus pembunuhannya kemudian berakhir dengan vonis terhadap tiga pelaku utama, sementara satu terdakwa lainnya memperoleh kesepakatan hukum dengan jaksa. Hingga bertahun-tahun setelah kejadian, kematian XXXTentacion tetap dikenang sebagai salah satu tragedi paling mengejutkan yang pernah terjadi dalam dunia hip-hop.
⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.
🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):
⚠️ CATATAN ! Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.